Skip to main content

Apa P2P Lending yang paling baik?

Pertanyaan yang menarik. Kalau dibilang paling baik, tentu kita harus lihat dari berbagai bidang. Saya akan coba share pengalaman saya menggunakan beberapa P2P Lending, bisa dibilang ini review dari P2P lending yang paling saya rekomendasikan sampai yang harus dijauhi. Ada pula jawaban saya mengenai P2P Lending yang sesuai syariah berdasarkan kabar yang beredar.



Koinworks
Koinworks
Saya termasuk suka dengan Koinworks. Koinworks telah mendapatkan funding dari Mandiri bersama-sama dengan Amartha.
Kelebihan Koinworks
  • Profit dari effective interest yang dapat mencapai 25% per tahun.
  • Terdapat dana proteksi tanpa harus tambah biaya asuransi. Sesuai grade, pokok pinjaman bisa dicover 100%.
  • Setiap peminjaman disertai analisis bisnis bersangkutan.
  • Nominal pendanaan yang cukup kecil, yaitu kelipatan Rp 100.000
  • Top up investasi yang mudah dengan berbagai cara.
  • Koinworks hanya mengambil sedikit fee, sekitar 1% untuk cicilan, atau 5% dari bunga untuk pinjaman lumpsum (sekaligus bayar di akhir)
  • Terdapat fasilitas auto invest agar tidak ada dana menganggur.
  • Terdapat failitas robo lending untuk membantu pengelolaan dana.
  • Terdapat sistem koin, yaitu uang dari Koinworks yang dipinjamkan ke investor. Investor mendapatkan bunga penuh dari peminjaman koin tersebut.
  • Terdapat fasilitas social scoring, yaitu seberapa dekat hubungan antar investor dan peminjam berdasarkan media sosial yang dihubungkan.
  • Ada promo referral tambahan modal Koin Rp 50.000,00 dengan mendaftar di link berikut
Kekurangan Koinworks
  • Dashboard untuk melihat data perlu dipelajari dengan seksama.
  • Dana proteksi sekitar 3 miliar ketika jawaban ini dibuat. Cukup besar, namun dibandingkan keseluruhan pendanaan Koinwoworks sampai Martet 2019 yaitu 900 miliar, dana proteksi itu hanya 0.33%.
Berikut beberapa P2P lending lain yang pernah saya pakai walau saya belum bisa bilang mereka adalah P2P lending yang bagus.
Crowde
Crowde
Saya dulu pernah mencoba Crowde, tapi sekarang tidak lanjut memakainya.
Kelebihan Crowde
  • Nominal yang bisa kecil, bahkan hanya Rp 10.000.
  • Profit cukup menarik.
  • Variasi tenor.
  • Pinjaman untuk petani dan peternak Indonesia
  • Pencairan dan top up yang mudah.
Kekurangan Crowde
  • Ada kalanya beberapa investasi saya tidak ada kabar, padahal jatuh tempo sudah lama. Bisa berbulan-bulan. Sehingga akhirnya saya berhenti memakainya. Namun, akhir-akhir ini, investasi tersebut diselesaikan sedikit demi sedikit. Saya diberi email permohonan maaf, katanya para petani peminjam terjadi gagal panen, dan lain sebagainya. Saya lihat mereka sudah berbenah sekarang dan mulai terstruktur sistemnya.
3. Growpal
Growpal
Growpal
Saya pernah mencoba Growpal, karena di awal-awal mereka berdiri, profit yang dijanjikan cukup besar. Saya tidak bilang Growpal penipu, namun saya rekomendasikan untuk tidak invest di sini.
Kelebihan Growpal
  • Bagi hasil yang dijanjikan cukup tinggi, walaupun nantinya bisa saja jauh lebih rendah.
  • Seingat saya, nominal pendanaan minimal Rp 500.000,00
  • Pencairan dana yang cepat
  • CS yang responsif.
Kekurangan Growpal
  • Beberapa investasi saya tidak sesuai timeline-nya. Bagi hasil terlambat dari jadwal.
  • Pernah saya dikirimi email, bilang bahwa salah satu bisnis yang saya investasi sedang susah dan mereka tanpa persetujuan saya memperpanjang kontrak 1 siklus dengan alasan sebagai niat baik mereka. Padahal sebenarnya saya tidak setuju, namun saya malas untuk mendebat mereka, saya hanya ingin cepat keluar dari P2P lending ini.
  • Realisasi profit agak berbeda dengan kenyataan, ada yang lebih tinggi sedikit, ada yang jauh di bawah. Saya rasa mereka terlalu over estimate di awal demi menggaet investor.
  • Estimasi Profit sekarang sudah turun.
4. Lain-Lain
Saya pernah juga mencoba P2P lending lain karena ada promosi seperti misal Akseleran, Investree, Crowdo. Akseleran cukup baik, namun untuk P2P sejenis itu, saya paling suka Koinworks. Amartha saya lebih suka lagi karena profitnya cukup besar dan cicilan per minggu.

Comments

Artikel Populer

Apa Keuntungan Investasi Reksadana Pasar Uang?

Kita bahas dulu apa itu reksadana pasar uang(RDPU). Investasi bertumbuh di Reksadana Pasar Uang Apa itu Reksadana Pasar Uang? Jadi, reksadana pasar uang itu adalah pengumpulan dana yang diinvestasikan ke instrumen investasi berikut. Deposito Surat utang atau obligasi yang jatuh temponya di bawah 1 tahun. Kas Kalau RDPU diinvestasikan ke deposito, kenapa bunganya bisa lebih tinggi ya daripada kalau kita deposito langsung? Itu karena biasanya semakin tinggi deposito maka bank akan semakin tinggi memberikan bunganya. Lalu obligasi yang jatuh temponya di bawah satu tahun. Biasanya obligasi yang udah mature berarti penerbit adalah perusahaan yang terpercaya, sehingga resikonya kecil. Kas adalah uang jaga-jaga kalau ada orang yang menarik dana. Ga lucu kalau demi 1 orang menarik dana, harus jual 1 obligasi yang nilainya milyaran. Makanya ada dana jaga-jaga kas. Reksadana ini tidak diinvestasikan ke saham, jadi profitnya didapat dari bunga d...

Bagaimana cara kerja situs cashback seperti Shopback, situs Cashbac, dsb ?

Kebetulan saya sudah sering pakai situs cashback seperti Shopback . Secara sederhana, cara kerjanya begini. Untuk website browser Pembeli (kita, saya, Anda, dsb) meng-klik link yang ada di Shopback sesuai dengan toko yang ingin dibeli. Misal ini untuk Tokopedia , Bukalapak , Jd.id , Blibli , Lazada , Shopee . Beli barang di situs belanja tersebut. Bayar secara aman di situs belanja tersebut. Tidak ada transaksi lewat shopback, jadi terpercaya keamanannya. Shopback menggunakan teknologi cookie bekerja sama dengan situs belanja bersangkutan. Tunggu cashback akan tercatat di sistem Shopback. Untuk Aplikasi Android atau iOS (iPhone, iPad) Install aplikasi Shopback ya. Pembeli (kita, saya, Anda, dsb) cari situs belanja bersangkutan di aplikasinya. Klik belanja. Anda akan diarahkan ke aplikasi toko bersangkutan, jadi pastikan aplikasinya sudah ter-install di HP Anda. Bayar secara aman di situs belanja tersebut. Tidak ada transaksi lewat shopback, jadi terperca...